Pemanfaatan tumbuhan obat Zingiberaceae pada suku Rawas di Desa Jajaran Baru I Kecamatan Megang Sakti Kabupaten Musi Rawas

Penulis

  • Fitria Noor Rahmawati Jurusan Biologi, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Universitas Sriwijaya, Jalan Raya Palembang-Prabumulih KM 32 Ogan Ilir, Sumatera Selatan
  • Harmida Harmida Biology Department, Sriwijaya University
  • Nita Aminasih Jurusan Biologi, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Universitas Sriwijaya, Jalan Raya Palembang-Prabumulih KM 32 Ogan Ilir, Sumatera Selatan

Metrik Artikel

Abstrak artikel ini sudah dibaca: 108 kali
Unduhan PDF: 184 kali
Total Unduhan Berkas: 184 kali
Total Kunjungan: 292 kali

DOI:

https://doi.org/10.24233/sribios.2.1.2021.212

Kata Kunci:

Zingiberaceae , tumbuhan obat , suku rawas

Abstrak

Masyarakat suku Rawas yang bermukim di Desa Jajaran Baru I, Kecamatan Megang Sakti Kabupaten MusiRawas, telah menggunakan berbagai jenis Zingiberaceae sebagai bahan obat tradisional. Namun dalam hal ini data tersebut belum terdokumentasi dengan baik dan jelas, untuk perlu diketahui jenis apa sajakah dari Zingiberaceae tersebut yang digunakan untuk pengobatan  oleh masyarakat suku Rawas tersebut. .Untuk itu telah dilakukan penelitian pada bulan November 2019 sampai Februari 2020  dengan tujuan  untuk mengetahui jenis tumbuhan  Zingiberaceae yang berkhasiat obat  dan bagaimana cara pemanfaatannya pada suku Rawas. Metoda yang digunakan adalah survey deskriptif,dengan melakukan tehnik observasi dan tanyajawab kepada batra (dukun). Pada penelitian ini didapatkan 9 jenis tumbuhan Zingiberaceae, yaitu spesies tumbuhan obat Zingiberaceae: Curcuma xanthorrhiza Roxb.,  Kaempferia galanga L.,  Curcuma domestica Val., Alpinia galangal L., Zingiber offchinale Rosc., C. zedoaria (Berg.) Roscoe, Curcuma aeruginosa Roxb., Zingiber zerumbet (L.) Smith, Zingiber purpureum Roxb. Tumbuhan obat ini digunakan untuk menyembuhkan batuk, demam meriang, jamu setelah melahirkan, masuk angin, menghilangkan bau amis pada ASI, penambah nafsu makan, sakit kepala dan sakit gigi, keseleo, dan kolesterol. Penggunaan tumbuhan ini biasanya bisa secara tunggal, atau dicampur dengan jenis jahe-jehean lain dan dapat juga dengan bahan tambahan lain, seperti beras, gula merah dan kapur sirih.

Unduhan PDF Tahun Terakhir

Data unduhan belum tersedia.

Referensi

. Bahriyah, I., Hayati, A., dan Zayadi, H. 2015. Studi Etnobotani Tanaman Kelor (Moringa oleif-era ) di Desa Somber Kecamatan Tambelangan Kabupaten Sampang Madura. E−Jurnal Ilmiah Biosaintropis. 1 (1): 61−67

. Tudjuka, K., Ningsih, S., dan Toknok, B. 2014. Keanekaragaman Jenis Tumbuhan Obat pada Kawasan Hutan Lindung di Desa Tindoli Keca-matan Pamona Kabupaten Poso. Warta Rim-ba. 2 (1): 120−128.

. Ernawati, 2001. Tumbuhan Obat. http;//iptek.apjii.or.id/artikel/ttg tanaman Obat/unas/kunyit.pdf. Diakses tanggal 10 Septem-ber 2008.

. Washikah. 2016. Tumbuhan Zingiberaceae Se-bagai Obat−obatan. Serambi Saintia. 4 (1): 35−43.

. Kuntorini, E.K. 2005. Botani Ekonomi Suku Zin-giberaceae Sebagai Oabt Tradisional Oleh Masyarkat Di Kotamdya Banjarbaru. Bioscientiae. Vol.2 (1):25-36.

. Zuhud, E. A. M. (1991). Pelestarian Pemanfaatan Tumbuhan Obat dari Hutan Tropis Indone-sia. Prosiding. Bogor.

. Steenis, C. G. G. J. V. (2003). Flora Untuk Sekolah di Indonesia. PT. Pradnya Paramita, Ja-karta.

. Tjitrosoepomo, G. (2013). Taksonomi tumbuhan Spermatophyta.Yogyakarta Gadjah Mada University Press.

. Anonim.(2011). http://obatherbalnusantara. wordpress.com /2011/12/07/manfaat- khasiat-lengkuas-untuk-kesehatan/. [akses: Pekanbaru, 20 Maret 2013]

Diterbitkan

24-06-2021

Cara Mengutip
Tulis nama ilmiah dengan huruf Italic:

Noor Rahmawati, F., Harmida, H., & Aminasih, N. (2021). Pemanfaatan tumbuhan obat Zingiberaceae pada suku Rawas di Desa Jajaran Baru I Kecamatan Megang Sakti Kabupaten Musi Rawas. Sriwijaya Bioscientia, 2(1), 23–28. https://doi.org/10.24233/sribios.2.1.2021.212

Terbitan

Bagian

Vol 2, No 1 (2021): April 2021