Morfologi dan anatomi organ vegetatif Pandan Wangi Besar (Pandanus amaryllifolius Roxb.) di daerah rawa

Penulis

  • Rahma Dila Mahasiswa Jurusan Biologi FMIPA Universitas Sriwijaya
  • Nina Tanzerina Dosen Jurusan Biologi FMIPA Universitas Sriwijaya
  • Nita Aminasih Dosen Jurusan Biologi FMIPA Universitas Sriwijaya

Metrik Artikel

Abstrak artikel ini sudah dibaca: 1616 kali
Unduhan PDF: 816 kali
Total Unduhan Berkas: 816 kali
Total Kunjungan: 2432 kali

DOI:

https://doi.org/10.24233/sribios.2.1.2021.209

Kata Kunci:

Anatomi , Daerah Rawa , Morfologi , Pandanus amaryllifolius Roxb

Abstrak

Pandanus  merupakan  salah  satu tumbuhan  yang  dapat hidup  di  daerah rawa. Pandan wangi memiliki  dua bentuk pertumbuhan yang jelas berbeda yakni bentuk pertumbuhan kecil  dan bentuk  pertumbuhan  besar. Penelitian  dilaksanakan pada bulan  Januari 2019 hingga Februari 2020. Penelitian  ini  menggunakan  metode deskriptif  yaitu  metode yang  menguraikan hasil pengamatan secara kualitatif. Pembuatan preparat dengan metode Parafin dan Whole mount. Hasil  penelitian  morfologi  diketahui  habitus  pandan  wangi besar termasuk perdu dengan  tinggi batang 106-299 cm,  terbentuk 3 spirostik. Batang  condong ke atas, daun  berbentuk pita duduk memeluk  batang,  terdapat duri  berwarna putih  pada  tepi  dan  tulang  daun  permukaan  bawah, memiliki  akar  tunjang yang besar. Hasil  penelitian  anatomi diketahui  pada sayatan paradermal, stomata dan kristal tersebar di epidermis atas daun, sedangkan pada epidermis bawah daun stomata dan papila tersusun dalam satu baris. Berkas pembuluh, serat dan kristal rafida dan drus tersebar di stele akar tunjang.

Unduhan PDF Tahun Terakhir

Data unduhan belum tersedia.

Referensi

Batoro, J., Indriyani, S dan Rahardi, B. 2015. Etnobotani Masyarakat Lokal, Struktur Anatomi Jenis Pandan (Pandanaceae) Bermanfaat di Jawa Timur. Research Journal of Life Science. 02(02): 133-144.

Berry, P.E. 2018. Pandanales. Plant Order. (Online). https://www.britannica.com/plant/ Pan-danales#ref992117. (Diakses pada 23 November 2018 pukul 9.33 WIB).

Bibikova, T dan Gilroy, S. 2003. Root Hair De-velopment. Journal Plant Growth Regulation. (21):383-415.

Davis dan Heywood. 1963. Principles of Angio-spermaeTaxonomi. Edinburg and London: Oliver and Boyd

Liew, P.S. 2013. Pandanus amaryllifolius The only Pandanus with Fragrant Leaves. (Online). https://blogs.reading.ac.uk/tropical-biodiversity/2013/01/pandanus-amaryllifolius. (Diakses pada 31 Oktober 2018).

Nurhayati, Mukarlina dan Linda, R. 2016. Struktur Anatomi Akar, Batang dan Daun An-thurium Plowmanii Croat, Anthurium Hookeri Kunth dan Anthurium Plowmanii x Anthurium Hookeri. Jurnal Probiont. 5(1): 24-29.

Rahayu S.E., Kartawinata, K., Chikmawati, T., dan Harnata, A. 2011. Leaf Anatomy of Panda-nus Species (Pandanaceae) from Java. Reinward-tia. 13(3): 305-313.

Rahayu, S.E, dan Handayani S. 2008. Keane-karagaman Morfologi dan Anatomi Pandanus (Pandanaceae) di Jawa Barat. Jurnal Vis Vitalis. 01(2): 29-44.

Sass, J.E. 1958. Botanical Microtecnique. Lowa: Lowa State University Press.

Seago, Jr.J.L dan Fernando, D.D. 2013. Ana-tomical Aspects of Angiosperm Root Evolution. Annals of Botany. 112: 223-238.

Setyowati, F.M dan Siemonsma, J.S. 2016. Pandanus amaryllifolius Roxb. (Online).https://uses.plantnetproject.org/en/Pandanus_amaryllifolius_(PROSEA). (Diakses pada 14 November 2018 pukul 14.32 WIB).

Silalahi, M. 2018. Pandanus amaryllifloius Roxb. (Pemanfaatan dan Potensinya Sebagai Pengawet Makanan). Jurnal Pro-Life. 5(3): 626-636.

Stone, B.C.1966. Pandanus Stickm in the Malayan Penisula, Singapore and Lower Thai-land Part2. Natural Jurnal 19(5)) 291-301

Wakte, K.V., Nadaf, A.B., Krishnan, S dan Thengane, R.J. 2007. Studies on Lower Epider-mal Papillae, the Site of Storage of Basmati Rice Aroma Compounds in Pandanus amaryllifolius Roxb. Current Science. 93(2): 238-242.

Diterbitkan

24-06-2021

Cara Mengutip
Tulis nama ilmiah dengan huruf Italic:

Dila, R. ., Tanzerina, N., & Aminasih, N. (2021). Morfologi dan anatomi organ vegetatif Pandan Wangi Besar (Pandanus amaryllifolius Roxb.) di daerah rawa. Sriwijaya Bioscientia, 2(1), 1–7. https://doi.org/10.24233/sribios.2.1.2021.209

Terbitan

Bagian

Vol 2, No 1 (2021): April 2021